PT. ABB Sakti Industri Indonesia Fun Orientering

7 Mei 2015 – 8 Mei 2015

PT. Indonesian Overland Group

“Alam adalah perpustakaan terbesar tempat kita untuk belajar – Walt Withman

Travatour bersama Travaction pada tanggal 7 – 8 Mei 2015 mengadakan sebuah kegiatan outdoor yang bertema FUN ORIENTERING FOR LEARNING PROCESS dengan peserta kali ini adalah ABB Indonesia. Tim bersama Kang Hernawan “Chups” Iskandar sebagai PIC telah menuju lokasi kegiatan yaitu Hotel Pesona Alam puncak sehari sebelum kegiatan untuk maping lokasi kegiatan. Selain maping, tim juga mempersiapkan berbagai kelengkapan games dan doorprize bagi peserta nantinya. Maping lokasi adalah bagian yang sangat penting bagi kegiatan luar ruangan karena menentukan keseluruhan agenda jalannya kegiatan.

Orientering adalah merupakan salah satu cabang olahraga outdoor yang membutuhkan kemampuan dan keterampilan navigasi pada pemainya dan pada umumya permainan ini menggunakan peta beserta kompas dalam melakukan perjalanan dari satu titik ke titik lain atau lebih lengkapnya point to point yang di mainkan pada alam bebas. Normalnya, pelaku permainan orienteering harus bergerak dengan cepat. Pemain diberi sebuah peta topografi, biasanya peta pemainan orienteering berbeda dengan peta pada umumya dan merupakan peta khusus yang akan digunakan untuk menemukan titik kontrol (control point).

ABB

Ice Breaking sebelum kegiatan dimulai

3

Ice Breaking

2

And the games start

Aktivitas ini merupakan format experiential learning yang mendukung kohesivitas tim serta membantu proses kesepakatan arah dan tujuan kelompok dalam implementasi dalam pekerjaannya. Proses eksperiential learning dalam aktivitas ini terjadi dalam A3: assessment, alternative, action. Assessment menggunakan peta dan kompas untuk menentukan titik tujuan, medan, tujuan, dan jarak. Kemudian menentukan alternative rute tercepat berdasarkan pertimbangan-pertimbangan lokasi. Akhirnya mengambil action atau langkah nyata untuk menempuh rute tersebut secepat dan seaman mungkin dan dengan segera mencapai tujuan akhir dimana arah dan tujuan yang diberikan tidak hanya satu titik tapi terdiri dari beberapa titik koordinat.

7

The Human Knot game

11

The Ring game

Setelah melakukan berbagai persiapan, tim siap menyambut peserta dengan berbagai games. Peserta tiba pada hari kami tanggal 7 Mei 2015, dan setelah acara internal yang diadakan bagi peserta maka giliran kami pun dimulai untuk memberikan Orientering bagi peserta. Program yang disiapkan didesain berdasarkan kebutuhan dan kriteria nilai tampilan yang terdapat dalam tempat kerja secara khusus dan umum untuk memenuhi kebutuhan sekarang dan nanti. Kebutuhan didapatkan dengan cara wawancara, observasi dan analisa profil individu, usia, pendidikan, pengalaman dan pekerjaannya, tentunya dipadukan dengan pengalaman menangani program yang sejenis. Program juga didesain berdasarkan kaidah “programming” yang secara teoritis dapat dipertanggung jawabkan. Memperhatikan kesiapan fisik, mental dan intelektual serta meningkat secara bertahap. Lalu dengan penyesuaian karakteristik peserta dilakukan penggabungan dengan konsep games yang akan dilakukan di alam.

Sasaran dari program diantaranya  :

  • Meningkatkan kerjasama dalam berbagai kegiatan dan tujuan.
  • Meningkatkan hubungan komunikasi dengan sesama.
  • Meningkatkan kepedulian dan keinginan tahuan antar sesama.
  • Meningkatkan “ inner sight “ personal
  • Meningkatkan kreatifitas berpikir dan “ Solution Finding “.
  • Meningkatkan kemampuan bersaing dan menghadapi resiko / Memperluas “Comfort Zone”.
  • Mengetahui lebih banyak diri sendiri, orang lain dan kelompok.

 

Objektif Program       :

  1. Team Building : Teamwork, Komunikasi, Target / Prestasi.
  2. Leadership & Followership
  3. Comfort Zone & Risk Taking : Kemauan untuk berkembang,kemampuan menghadapi resiko.
  4. Pengembangan Personal : Percaya diri, Motivasi, Hubungan sosial.
  5. “ Fun”

 

Selanjutnya peserta akan melakukan kegiatan kegiatan emosional, fisikal dan intelektual, di antaranya  :

  • Kegiatan adventure “Fun Orientering”
  • Initiative Games
  • Membangun pemahaman tentang dinamika kelompok.
  • Membangun dan meningkatkan komunikasi yang efektif.
  • Memecahkan persoalan
  • Mentransfer pelajaran ke dalam tindakan.
10

The Star Rope game

12

Protect That Fire

 

 

 

 

 

 

Hasil dari Pendidikan Pengalaman

  1. Mengembangkan kepercayaan diri dan keingin tahuan.
  2. Hikmah dan pengetahuan datang dari individu, kelompok kegiatan dan prosesnya.
  3. Mengembangkan peserta untuk mengenali kekuatan dan kelemahan dirinya sendiri melalui kesempatan mengekspresikan dirinya, sehingga mereka dapat menilai dan mengembangkan sikap baru.
  4. Peserta mendapat pengalaman dan kemampuan baru, untuk mau   menerima resiko yang lebih besar.

 

Highlight proses pembelajaraan :

  • Antusiasme dan energi peserta mengikuti kegiatan sangat besar.
  • Kecepatan dan kemampuan beberapa personal untuk adaptasi dalam olah pikir dan problem solving / tugas tugas besar, tetapi masih ada juga beberapa orang yang masih terlalu berhati-hati.
  • Keberanian mengambil resiko dalam menyelesaikan tugas kurang, tetapi kemauan untuk mencoba dan mencoba lagi setelah beberapa kali mengalami kegagalan sangat besar.
  • Semangat positif nampak dari keinginan untuk mencoba dan mencoba setelah beberapa kali gagal
  • Muncul sebuah keyakinan bahwa dengan semangat dan keyakinan berpikir positif bahwa semua hal mungkin dilakukan jika kita berpikir semuanya mungkin.
  • Pentingnya konsentrasi dan kerja sama dan pemahaman peran individu dalam kelompok
  • Perlunya mendengarkan dan menerima masukan positif dari rekan satu tim mempercepat keberhasilan suatu pekerjaan
  • Menyatukan semua peran dan kemampuan untuk satu tujuan adalah menjadi tujuan utama menyingkirkan semua perbedaan.
  • Menerima resiko dalam sebuah perubahan adalah wajar sebagai motivasi perbaikan.

Program Outing + “FUN ORIENTERING “ABB Indonesia” didesain dan diarahkan berdasarkan pengalaman pada dinamika tim. Program yang diberika pada peserta di isi dengan berbagai kegiatan inisiatif dan latihan pemecahan masalah yang akan dihadapi tim. Beberapa kriteria yang digunakan dalam memilih kegiatan, diantaranya :

  1. Objektif yang ditentukan oleh organisasi secara umum dan penekanan pada hal hal yang lebih spesifik.
  2. Latar belakang peserta :

·        Pendidikan & social
·        Usia
·        Tingkat kebugaran peserta

  1. Objektif yang sudah terkandung dalam metode pelatihan yang digunakan dalam proses menjalankan program.
  2. Tempat berkegiatan

 

Berbagai elemen yang sangat mempengaruhi dalam kegiatan diantaranya adalah :

9

And they start to give up

  1. Element Adventure alam bebas :

Cuaca dan kondisi alam di sekitar Hotel Pesona Alama Resort and Spa , Berada sedikitdi luar zona kenyamanan dan kegiatan memasuki jalur hutan Pinus yang rimbun dengan cuaca yang cendrung hujan ada sebuah tantangan dan resiko tertentu sehingga peserta akan terpacu dan mengingat saat saat stress(rasa takut dan khawatir) yang kondusif sebagai pengetahuan baru, mengevaluasi diri dan pandangan hidupnya yang terintegrasi dengan pembelajaran baru. Tetapi kondisi tersebut masih bersifat kondusif bagi pembelajaran, bila terlalu tinggi akan mengakibatkan kegagalan. Lingkungan yang kondusif bagi perkembangan kepribadian baik ke dalam maupun keluar antar peserta adalah adanya saling percaya, keterbukaan, dukungan, dan kondisi-kondisi umum, berbagi tujuan dan membuat keputusan serta komunikasi antar anggota yang konstruktif.

  1. Element Values Principles & Personal skills :

·       Intregrity & Goal Setting
·       Personal Effectiveness-fighting spirit
·       Problem Solving   / Solution Finding
·       Initiative   and Responsibility·       Group Dynamic
·       Compassion and Carring
·       Success   and Failure
·       Solitude   and Reflection

Pengalaman-pengalaman yang penuh tantangan emosional, olah pikir dipadu dengan kesempatan untuk refleksi akan menambah pengertian akan diri dan kesadaran diri. Kemampuannya untuk berpikir, memilih dan berbuat dengan rasa tanggung jawab menjadikan seseorang dapat mengembangkan potensi-potensi dirinya secara penuh.

  1. Master Minds Relay

Peserta akan diarahkan untuk lebih sensitif akan bentuk yang dilihat tetapi bisa dimengerti bukan hanya berarti seperti yang dilihat. Kegiatan ini untuk meningkatkan ketajaman peserta akan nilai nilai belajar dari alam ke dalam kehidupan pekerjaan, pribadi dan masyarakat. Non Fisik

  1. Guardian Knot

Peserta akan diminta untuk mengurai tali yang terhubung antara sesama peserta dengan kekusutan tertentu.Kegiatan yang menuntut perasaan, pemahaman kerja tim tanpa banyak instruksi.Sekaligus merubah pandangan tidak mungkin/tidak bisa menjadi bisa / mungkin. Non Fisik

  1. Team Juggling

Peserta diminta untuk melempar beberpa jenis bola dengan sebuah aturan,dimana etiap peserta hanya boleh melempar dan menerima satu jenis bola.pemahaman akan pentingnya sebuah system atau jalur koordinasi dan komunikasi efektif menjadi high ligt pembelajarannya.Non Fisik

  1. Fun Orientering

Peserta akan melakukan kegiatan fun Orientering sebuah kegiatan yang menuntut kesiapan dan keberanian diri akan sebuah tantangan dan sebuah resiko akan tantangan itu sendiri mentingnya sebuah strategi untuk memenangkan sebuah tantangan, didukung oleh sarana keamanan yang memadai kegiatan yang menuntut keberanian mengambil resiko. Membutuhkan motivasi yang besar dan kesiapan mental. Sangat fisik

  1. Odissey

Kegiatan relay yang menuntut perencanaan strategi dan pengambilan keputusan dalam waktu yang mendesak, kegiatan yang mengangkat kemempuan beradaptasi individu dalam kelompok besar dan kemampuan bekerjasama, moderate phisycal

  1. Debrief – Feed Back Circle

Kegiatan diskusi dan refleksi dari kegiatan yang sudah dilakukan dan nilai nilai “ present and missing” dari peserta kemudian penerapan nilai nilai perubahan kedalam penerapan.

14

20

There’s no limit to enjoy the moment

18

Laughter and voices

Secara umum kegiatan pelatihan berlangsung sukses, aman dan tercapai tujuan dari kegiatan tersebut, pengalaman baru bagi peserta akan pengertian mengenai team work, komunikasi efektif, pemahaman akan pengembangan diri dan berani menghadapi resiko. Seluruh materi dapat tersampaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Dukungan dari alam dimana cuaca sangat mendukung dalam berkegiatan juga turut membantu kami dalam menjalankan kegiatan ini. Progresive pembelajaran yang diberikan dapat diikuti sejalan dengan meningkatnya tantangan dalam kegiatan dengan pemahaman serta aplikasi nilai-nilai baru sehingga semoga apa yang didapatkan dalam pembelajaran ini dapat diaplikasikan dalam pengembangan kehidupan sehari-hari dari peseta itu sendiri. pengalaman berharaga bersama semua komponen juga memberikan jalan bagi pengembangan komunikasi efektif dari setiap personil dalam perusahaan.

21

Hold each other hands

Kegiatan Outdoor games siang hari tadi cukup melelahkan bagi peserta, namun bukan berarti semangat telah hilang. Malam harinya kami berkumpul untuk membagikan penghargaan sekaligus hadiah dari pagi pemenang games hari ini. Suasana juga dimeriahkan dengan musik dan game yang diberikan bagi peserta, tentunya dengan hadiah yang menarik. Acara malam hari ini di tutup oleh sebuah kenangan dimana kami saling berpegangan tangan dan menyanyikan lagu kenangan untuk dapat mengenang kembali pengalaman berharga yang kami dapat kali ini.

Jelajahi serunya bermain dengan alam bersama Travatour dan Travaction

Email us at info@travatour.com

Follow us at Facebook and Twitter

Arief – Kang Chupz Travateam