Select Page

Artikel

Pesona Jembatan Cinta Pulau Tidung

Jembatan Cinta Pulau Tidung memang sudah bukan menjadi rahasia bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Pulau Tidung sendiri merupakan sebuah pulau yang berada di gugusan Kepulauan Seribu Selatan. Pulau yang satu ini sudah lama dikenal dengan daya tarik yang sangat melekat cukup kuat mengenai cinta. Lebel tentang kisah asmara itu terdapat di salah satu destinasi wisata di Pulau Tidung yaitu Jembatan Cinta. Berada di kawasan sisi barat dari Pulau Tidung, jembatan ini menjadi penghubung diantara dua pulau yaitu Pulau Tidung Kecil dengan Pulau Tidung Besar yang terpisah oleh daratan. Panjang dari Jembatan Cinta ini sendiri diketahui mencapai 800 meter.

Sejarah mitos Jembatan Cinta di Pulau Tidung

Pada awalnya sebelum jembatan ini dibangun secara permanen, saat dituju sebagai destinasi wisata Jembatan Cinta masih berupa kayu. Di sekeliling jembatan ini juga dipancang pagar dengan tinggi 1 meter yang di dominasi oleh warna biru. Wisatawan harus berjalan kaki dari area Pulau Tidung Besar dan menuju ke Pulau Tidung Kecil. Sebelum sampai ke Pulau Tidung Kecil wisatawan sudah dapat menemukan Jembatan Cinta, lokasi mitos cinta di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan.

Berada di Jembatan Cinta, maka Anda akan diajak untuk berada di spot paling populer dari destinasi wisata yang satu ini yaitu jembatan dengan bentuk melengkung dengan dominasi cat berwarna pink atau merah muda. Tingginya diperkirakan mencapai sekitar 4 hingga 5 meter. Sedangkan dari kolong jembatan ini sendiri biasa dilalui oleh perahu maupun speed boat berukuran kecil, percaya ataukah tidak yang jelas ini merupakan lokasi dari mitos asmara yang diyakini oleh masyarakat sekitar serta wisatawan yang berkunjung ke Jembatan Cinta di Pulau Tidung ini.

Destinasi wisata favorit wisatawan Pulau Tidung

Hingga saat ini Jembatan Cinta menjadi sebuah ikon dari Pulau Tidung. Bahkan jembatan yang satu ini juga menjadi spot yang paling favorit dari para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Tidung. Pada setiap sorenya, Jembatan Cinta cenderung padat dipenuhi oleh para wisatawan yang berbondong-bondong ingin menyaksikan momen matahari terbenam yang sangat khas dari Pulau Tidung, salah satu pulau cantik yang terkenal di Kepulauan Seribu Selatan.

Jembatan Cinta juga sudah menjadi tempat dari anak-anak sekitar menikmati sensasi ‘terjun bebas’ dari puncak ketinggian, kira-kira sekitar 6 meter. Tidak perlu merasa ngeri ketika Anda menyaksikan anak-anak dari Pulau Tidung ini. Pasalnya mereka sudah terbiasa untuk melakukan atraksi semacam ini. Terjun dengan wajah sumringah dari berbagai macam gaya, kemudian masuk ke dalam air dan berenang dengan penuh keceriaan. Bahkan jika berkenan Anda juga dapat mencoba untuk terjun ke bawah jembatan bersama mereka.

Terjun bebas dari atas Jembatan Cinta sebenarnya turut menjadi salah satu asal mula penamaan dari jembatan yang satu ini. Konon, jika pengunjung ingin cepat mendapat atau menemukan jodoh. Para wisatawan dapat mencoba untuk terjun sekaligus berenang di tempat ini. Sedangkan bagi wisatawan yang sudah memiliki pasangan, menikmati sensasi terjun berdua bersama pasangan konon membuat hubungan asmara akan langgeng serta semakin tidak terpisahkan. Jika memang tidak berminat juga untuk ikut serta terjun dari jembatan, maka menyaksikan keindahan matahari terbenam menjadi kegiatan wisata yang terasa sangat romantis bagi Anda dan juga pasangan selama berlibur di objek wisata Jembatan Cinta Pulau Tidung.

Please rate this