Artikel

Pulau Tidung dan Jembatan Cinta

Meskipun nama Kepulauan Seribu sudah terkenal hingga mancanegara, mungkin masih banyak orang yang belum pernah mendengar tentang Pulau Tidung. Pulau Tidung ini merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu. Meskipun masih tergolong baru, namun Pulau Tidung kini mulai diminati oleh turis sebagai salah satu tempat melepas penat setiap minggunya. Alasannya, Pulau Tidung ini letaknya adalah yang terdekat dengan Ibu Kota Jakarta. Jadi, para pegawai kantoran akan merasa lebih tenang jika berlibur kesini karena mereka tidak akan perlu khawatir terlalu jauh dari tempat mereka bekerja. Lagipula pemandangan yang ditawarkan oleh Wisata Pulau Tidung tidak kalah indahnya dengan pemandangan pulau-pulau yang berada di sebelah utara Kepulauan Seribu.

Pulau Tidung terbagi menjadi dua pulau, yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Kedua pulau ini dipisahkan oleh selat kecil yang dihubungkan dengan sebuah jembatan. Sebagai daerah wisata dengan potensi menarik banyak wisatawan ke dalamnya, Pulau Tidung telah dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas yang memberikan kenyamanan bagi pengunjungnya. Pulau Tidung sudah memiliki puskesmas, masjid, rumah makan dan rumah-rumah penduduk yang layak untuk dijadikan penginapan bagi pengunjung. Selain itu, Pulau Tidung juga masih menawarkan banyak keindahan dan aktivitas yang tidak ada ruginya sama sekali jika Anda menyempatkan waktu Anda untuk mencobanya.

Jembatan Cinta Pulau Tidung

DI atas telah disebutkan tentang jembatan yang memisahkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Oleh penduduk Pulau Tidung, jembatan ini disebut sebagai jembatan cinta. Disebut sebagai jembatan cinta karena banyaknya muda-mudi yang menghabiskan waktu mereka bersama di jembatan ini. Entah hanya untuk sekedar jalan-jalan sembari menikmati keindahan lautan atau berfoto-foto ria. Bahkan tidak jarang jembatan ini digunakan sebagai tempat foto pre wedding. Pemandandan di Jembatan CInta Wisata Pulau Tidung ini meningkat dua kali lipat pada saat matahari terbit atau matahari terbenam.

Ketika menginjakkan kaki untuk pertama kali, Anda akan disambut dengan rangka jembatan yang cukup tinggi untuk melalui suatu cekungan laut yang agak dalam. Disini, Anda akan banyak menemui anak-anak kecil yang umumnya adalah penduduk setempat, memperagakan loncar indah dari jembatan. Tujuan mereka sebenarnya hanya bermain-main, namun siapa sangka, kegiatan mereka ini ternyata cukup menghibur para wisatawan. Bahkan akhirnya tidak sedikit wisatawan yang tertarik untuk bergabung dengan anak-anak itu untuk melakukan loncat indah dan terjun di laut biru tak berombak itu,

Pulau Tidung Kecil

Jika Anda meneruskan perjalanan Anda menyusuri jembatan, Anda akan sampai ke Pulau Tidung Kecil. Pulau ini berbeda dengan Pulau Tidung Besar tempat Anda menginap. Jika Pulau Tidung besar merupakan kawasan pemukiman dengan berbagai macam fasilitas kehidupan, Pulau Tidung Kecil ini tidak memiliki penghuni sama sekali. Mengapa? Karena Pulau Tidung Kecil adalah kawasan pengembakbiakan mangrove yang masih asri dan tidak boleh didirikan bangunan dengan alasan apapun. Satu-satunya jasa yang ada di pulau ini adalah persewaan sepeda.

Tidak adanya fasilitas apapun bukan berarti tempat ini tidak layak dijadikan pilihan untuk berwisata. Justru karena keasriannya, Pulau Tidung ini semakin menarik untuk dikunjungi. Bayangkan diri Anda menyusuri jalan setapak yang masih dipenuhi dengan ilalang. Ketika angin berhembus sepoi-sepoi, ilalang akan bergoyang seirama dan menciptakan pemandangan yang sangat mempesona. Belum lagi pantainya yang bersih dengan pasir putih lembut. Dijamin Anda akan betah menghabiskan waktu Anda disini berjam-jam. Jadi, tunggu apa lagi? Segera datang dan buktikan sendiri keindahan Wisata Pulau Tidung dengan mata kepala Anda sendiri!

Please rate this